3 Langkah Jadi Saluran Keberkahan Untuk Orang Lain

Sahabat, ibarat ada sumber mata air di atas pegunungan, tidak mungkin airnya bisa mengalir sampai ke rumah-rumah jika tidak dibuatkan saluran pipa-pipa.

Nah, demikian juga dalam menyebarluaskan keberkahan dari Allah, perlu ada orang-orang baik yang bersedia menjadi pipa atau saluran-saluran keberkahan sehingga alirannya sampai ke setiap orang.

Lalu pertanyaannya … Bersediakah kita menjadikan diri sebagai saluran keberkahan untuk orang lain?

3 Langkah Jadi Saluran Keberkahan Untuk Orang Lain

Buat apa saya menjadi saluran keberkahan untuk orang lain? Apa keuntungannya?

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” (HR. Muslim no. 1893)

Banyak keuntungan yang didapatkan jika kita menjadi ‘duta’ kebaikan. Hidup yang lapang, hati yang bahagia, rezeki yang berlimpah, bukankah hal-hal ini yang setiap orang inginkan? Maka, jadilah saluran berkah untuk orang banyak!

Berikut ini ada 3 langkah yang dapat kita lakukan agar diri kita menjadi saluran berkah untuk umat:

1. Luruskan Niat

Meski tak terlihat, namun ‘niat’ dapat menentukan hasil akhir. Jika kita salah dalam memasang niat, maka hasil akhirnya pun tak akan baik.

“Semua perbuatan tergantung niatnya, dan (balasan) bagi tiap-tiap orang (tergantung) apa yang diniatkan…” (HR. Bukhari Muslim)

Menjadi saluran berkah bagi orang lain jangan sampai diniatkan untuk memperkaya diri sendiri misalnya, atau agar menjadi populer, memiliki banyak followers, menjadi viral, atau niat-niat lainnya yang hanya berada di level duniawi.

Bukannya tidak boleh, namun sayang sekali jika kita meniatkan hanya untuk hal-hal keduniawian, di akhirat kelak tidak akan ada yang kita peroleh dari kebaikan yang telah kita lakukan.

“…. barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia, Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagia pun di akhirat.” (QS. Asy-Syura: 20)

2. Mulai dari hal-hal mudah

Menjadi saluran keberkahan tidak harus dimulai dari hal besar, seperti membangun Rumah Sakit, membangun Panti Asuhan, atau membangun masjid.

Hal kecil seperti memasukkan uang Rp 2ribu ke dalam kencleng sedekah Subuh setiap hari misalnya, merupakan hal sederhana yang mengena dan bisa dilakukan.

Ketika sudah rutin selama sebulan memasukkan sedekah ke dalam kencleng, uang yang terkumpul bisa diberikan untuk program orangtua asuh para santri penghafal Quran Yatim Seribu Pulau dari Dongeng Ceria Indonesia misalnya.

Dengan demikian, Sahabat telah menjadi saluran berkah bagi 99 anak yatim dhuafa yang diasuh oleh Dongeng Ceria.

Contoh hal mudah lainnya yang bisa kita lakukan dalam memulai ikhtiar agar menjadi saluran berkah orang lain adalah dengan menyiapkan satu porsi makanan setiap pagi untuk diberikan kepada orang-orang yang ditemui di jalan, misalnya petugas kebersihan, pemulung barang rongsok, tukang parkir, atau pejuang nafkah jalanan lainnya.

Jika kesulitan mempersiapkan makanan jadi, bisa juga lho dengan cara mentransfer donasi Rp 20ribu per porsinya untuk disalurkan ke Roemah Makan Gratis Dongeng Ceria yang buka setiap Senin sampai Jumat, berlokasi di Cikunir Raya Jatiasih.

Sederhana namun berefek besar jika dilakukan rutin setiap hari, dan kita bisa menjadi saluran keberkahan bagi sesama.

3. Menjadi ‘Army Kebaikan’ di Sosial Media

Tidak melulu menggunakan uang, menjadi saluran keberkahan bagi banyak orang dapat juga dilakukan dengan cara lain. Misalnya menjadi ‘army kebaikan’ di sosial media.

Bisa dengan me-like, mensubscribe, memfollow, men-share segala info-info kebaikan. Maka akan seperti affiliate, misalnya ada orang yang bersedekah karena mendapat info dari kita, Allah akan memberikan pahala yang sama pada kita seakan-akan kita bersedekah sejumlah nominal tersebut. Wow, ‘bayaran’ yang fantastis bukan?

Dan, dari info yang Sahabat sebarluaskan, tentu ada banyak penerima manfaat yang bisa terbantu.

Sahabat, semangat menjadi saluran keberkahan sebanyak-banyaknya orang, menjadi rahmat bagi semesta alam.

Add Comment