Tips N Trick,pemancangan Darat-laut Dan Rawa

Mungkin Untuk Para Pembaca Bukanlah hal baru manakala mengerjakan Project Pemancangan di Laut,

Permukaan Air yang sangat pada.

Tentu saja Pemancangan Air Dalam Tergolong sulit dibanding menggunakan permukaan air dangkal

Dimana Kita akan menancapkan Tiang pancang yang panjangnya wajiblebih dalam berdasarkan bagian atas air atw lebih, sedangkan Tiang Pancang yang tersedia pada pasaran panjangnya kurang lebih Jasa Pemancangan di medan 12,15,24,dan 30m, terhitung berdasarkan proses MobDemob Tiang Pancang yang relatif Sulit bilamana Tiang Pancang tadi Terlalu Panjang.

Tapi buat menyikapi masalah tadi poly cara untuk menyikapinya, diantaranya dengan menyesuaikan Panjang Leader Alat Pancangnya, Tentu saja Akan banyak perhitungan resiko dan Modal buat Perakitan alatnya,, 

Berikut Beberapa Alat pancancang yang bisa digunakan buat pemancangan laut yg terbilang efektif.

              1. Alat Pancang Agogo (Crane Tripodal atau crane keranjang menggunakan leader tertanam mati di Tongkang),

 Alat ini terhitung relatif susah bilamana botom pile(Tiang pancang pertama), terlalu panjang sedangkan panjang leader yang digunakan nir sampai buat menopang tiang pancang tersebut Agar mencapai dasar Laut,Cara yang sanggup dipakai yaitu dengan memasang Tiang Pancang yg ukurannya sinkron menggunakan panjang Leader, izin pun belum sanggup mencapai dasar Laut, Tiang pancang itu di tancapkan ke air kemudian di gap(di ikat) di bibir Tongkang supaya sanggup menopang Tiang Pancang berikutnya buat pada Join(di Las), Terus begi hingga Tiang Pancang tadi mencapai Dasar Laut dan tertancap kokoh buat menyambung & dimulainya penumbukan(Dripling) samapi mencapai Daya Tumpu Tiang Pancang yg pada tentukan.Pastikan Leader dalam posisi Mati dengan Tongkang, Agar mengurangi resiko terbalik atau terjungkal dari getaran hammer & hantaman Ombak yg suatu ketika bisa saja terjadi.

              2. Alat pancang Dengan Hamer Gantung,

       Biasanya Menggunakan Crane Jasa Pemancangan Crawler Besar Dengan ukura 150 Ton ke Atas.Cara yg berikut ini terbilang lebih efektif , karna menggunakan menggunakan Crane superbesar, dan tanpa memakai Leader(penopoang Hammer), sepanjang appun Tiang Pancang yg ditancapkan bisa menggunakan mudah diangkat atau ditancapakn dengan stabil, bahkan Tekhnik ini Pemancangan sanggup dilakukan tanpa penyambungan, cukup sesuaikan ukuran Panajang Tiang pancang pada satu batang yang panjangnya bisa mencapai kedalaman yang ditentukan.

        Akan namun Tekhnik Pemancangan dengan hammer gantung ini tidak sesederhana seperti pada uraikan diatas, karna Lokasi yg kita pancang ini adalah Laut lepas dengan kedalaman Air yang sangat pada, & tentunya harus diperhitungkan pula akbar gelombang(Ombak), yg akan kita hadapi, tentunya terdapat proses-proses Tekhnik yang harus dikerjakan Agar saat pemasangan Tiang pancang mampu menopang hammer yg tergantung dan tidak roboh waktu hammer dipasang atau terhempas Ombak,Berikut akan Saya uraiakan Cara-Cara Pemasangan tiang pancang dengan hammer gantung diantaranya;

             1. Pemasangan Breasing 

Breasing ini dirakit untuk pengikat atau penopang Tiang Pancang ketika di pasang, Bresing ini mampu pada buat menggunakan tiga atau 4 kaki & di pasang juga Alat sejenis Gap(pengikat) akan tetapi menggunakan 4 roll supaya Tiang pancang yg di Gap bisa dengan lancar meluncur kebawah, adapun breasing dibuat munggunakan pipa berdiameter 30,40,atau 50 tergantung perhitungan beban yang akan di Topang, sedangakan panjang breasing pada sesuaikan menggunakan kedelaman air samapi mencapai dasar,Bresing ini di pasang tepat pada Titik Pancang yg ditentukan, pastikan posisi bresing tertancap sempurna dan kokoh, apabila perlu breasing di tumbuk memakai Vibro Hammer samapi sahih-benar kokoh buat menopang beban Tiang pancang.

            2. Pemasangan Tiang Pancang.

Setelah pemasangan Breasing terpasang dengan kokoh, barulah Tiang Pancang dipasang dan pada tancapkan, akan tetapi Tiang pancang yang dipasang Terlalu panjang relatif sulit saat pemasangan Hammer Gantung, maka Tiang pancang tadi pada tumbuk terlebih dahulu mengunakan Vibro Hammer samapi batas kemampuan Vibro Hammer tersebut, tentunya tiang pancang & breasing tertanam kokoh buat menopang Hammer Gantung, barulah Harmmer di pasang dan mulai menumbuk…..

          tiga.Pemasangan Hammer Gantung.

Hammer Gantung Dirakit agar pemancangan bisa dilakukan walau tanpa mengunakan Leader panjang, dan memancang dalam posisi jeda jauh setidaknya mengurangi proses manufer Tongkang & mampu leluasa buat melego(menjeburkan Jangkar pada bahasa perkapalan) Jangkar dengan kokoh,Hammer yang digunakan bisa menggunakan Hammer apa saja misalnya Hammer diesel atau Hemmer Hidroliquit, Hammer terbungkus dangan rangka baja sedangkan peluncur(rell pemegan kuku Hammer) terpasang di dalamnya pula, panjang rangka baja pembungkus biasanya berkisar 10m hingga 12m & agar Laba-keuntungan(pengikat Hammer atau penggerak Pisto Hammer waktu start Dripling) Hammer sanggup dengan bebas naik turun pada dalamnya, kadang rangka pembungkus Hammer terlalu panjang & tekor saat pada pasang pada Tiang Pancang, makanya sebelum Hammer dipasang, Tiang pancang di Vibro terlebih dahulu supaya Tiang pancang relatif lebih masuk kebawah.Barulah Hammer Gantung dipasang & mulai pemancangan samapi kedalaman yg ditentukan.

         4. Pemasangan Bor Gantung(Drilling Koring/Cleaning Soil).

Biasanya Tiang Pancang yg dipakai Adalah Tiang pancang Dari Pipa baja(pile pipe steel)Dan pipa tadi dibiarkan polos tanpa dibentuk meruncing misalnya Botom Pile yg lainnya, karena bila Tiang Pancang Pipa tertutup rapat di bagian bawahnya, maka akan terjadi perlawanan tekanan dari udara yang terperangkap menurut dalam pipa, menyebabkan pukulan Hammer nir Maximal bahkan disaat Hammer diangkan Tiang Pancang itu akan naik kepermukaan kembali, ya ibarat memukul Balon Besar ke pada Air, begitupun kalau Tiang Pancang tersebut dibuat tertutup kedap.Dengan pipa terpasang polos, proses penumbukan akan lancar & pukulan Hammer pun akan stabil & maximal, daya tumpu pun bisa tercapai, akan namun menggunakan syarat pipa yg polos maka Air, Lumpur, dan Tanah akan masuk mengisi ruang kosong dalam pipa disaat penacapan menurut mulai permukaan Air sampai ke dasar, bahkan disaat penumbukan pun, dengan begitu Proses pengeboran pun dilakukan supaya tanah & lumpor terkuras habis dari pada pipa sehingga di ketika pengisian pengecoran beton(Congkrite) dan spiral tulangan besi sanggup menggunakan mudah masuk dan terisi penuh kedalam Pipa Tiang pancang,

Adapun Tekhnik pemasangan Bor Gantung, dilakukan sehabis Tiang pancang tertancap dengan paripurna,Bor Gantung memang relatif tidak sama dengan kebanyakan alat Bor coring lainnya akan tetapi pungsinya tetap sama,Rotari Drill, terpasang secara tergantung oleh hock( pancing/kaitan sling crane) begitu jua menggunakan Motorik Drillnya, sedangkan Drill Bit(mata Bor) menggunakan Cliner Bit dalam kebanyakan Alat Bor coring lainya, Stang Bor(Kelli Drill) diadaptasi menggunakan Rotari Drill dan disesuaikan pula menggunakan perakita Alat Bor yang dirakit seefisien mungkin, tergantung Teknik perakitan masing-masing.setelah Pengeboran selesai dikerjakan, barulah sepiral besi dan cor beton dimasukan menggunakan paripurna, selesainya itu baru dicabut pulang Breasing yg berpungsi penopang tiang pancang tadi, dicabut dan dipakai pulang buat pemancangan pada Titik berikutnya.

Sekian Tips N’ Trik aku kali ini, sesuai menggunakan pengalaman langsung saya di project, semoga bermanfaat & bisa digunakan dengan lancar Selamat Membaca, Wassalamualaikum Wrwb……..

Post By :  endang sulaeman

Add Comment